...

Minimal Gaji Kena Pajak PPh 21 dan Cara Menghitungnya

Buat kamu yang baru pertama kali bekerja, pasti pernah kaget waktu lihat slip gaji. Angkanya ternyata tidak sama dengan yang tertulis di kontrak kerja. Ada potongan-potongan yang bikin jumlah akhirnya lebih kecil. Nah, salah satu potongan yang paling sering bikin bingung adalah PPh 21.

PPh 21 adalah pajak penghasilan yang dipotong dari gaji karyawan. Banyak pekerja muda, terutama fresh graduate, belum benar-benar paham bagaimana cara hitungnya. Pertanyaan yang sering muncul seperti “Minimal gaji kena pajak PPh 21 berapa sih?”, “Tarif 5% itu berlaku untuk gaji berapa?”, atau “PPh 21 karyawan sebenarnya dibayar siapa?”.

 

895a69e6f4fb656aa3b8dee211d67d86

Apa Itu PPh 21?

PPh 21 adalah pajak atas penghasilan yang diterima karyawan, baik berupa gaji, upah, tunjangan, maupun honorarium. Dasarnya ada di Undang-Undang Pajak Penghasilan. Jadi, bisa dibilang PPh 21 adalah bagian khusus dari Pajak Penghasilan (PPh) yang diterapkan pada pekerja atau karyawan.

Beda dengan pajak lain, PPh 21 biasanya langsung dipotong oleh perusahaan tempat kamu bekerja, sehingga kamu tidak perlu setor manual setiap bulan.

 

Apakah PPh 21 Sama dengan Pajak Penghasilan?

PPh 21 dan Pajak Penghasilan bisa dikatakan sebagai dua hal yang sama, penjelasan lebih lanjutnya yaitu:

  • Pajak Penghasilan (PPh) adalah istilah umum, berlaku untuk semua orang atau badan yang menerima penghasilan.
  • PPh 21 adalah jenis PPh yang khusus dikenakan kepada orang pribadi dengan status karyawan atau penerima penghasilan dari pekerjaan.

Maka dari itu, dapat disimpulkan bahwa semua PPh 21 adalah PPh, tapi tidak semua PPh adalah PPh 21.

Penjelasan resmi dari DJP mengenai dasar hukum, tarif, serta mekanisme pemotongan PPh 21 dapat dilihat pada tautan Direktorat Jenderal Pajak – Pajak Penghasilan Pasal 21

Berapa Minimal Gaji Kena Pajak PPh 21?

Untuk mengetahui minimal gaji kena PPh 21, kita harus pahami dulu apa itu PTKP atau Penghasilan Tidak Kena Pajak.

  • PTKP untuk wajib pajak orang pribadi: Rp 54.000.000 per tahun (sekitar Rp 4,5 juta per bulan).
  • Kalau kamu lajang dan gajinya di bawah angka itu, kamu tidak kena pajak.
  • Kalau gaji kamu di atas itu, maka kelebihannya akan dikenai tarif pajak sesuai aturan.

Jadi, minimal gaji kena pajak PPh 21 adalah sekitar Rp 4,5 juta per bulan untuk karyawan lajang.

Kalau kamu sudah menikah atau punya anak, batas bebas pajak lebih tinggi karena ada tambahan PTKP. Artinya, dengan gaji sama, status keluarga dapat membuat perbedaan apakah terkena pajak atau tidak.

 

Pajak 5% untuk Gaji Berapa?

Tarif PPh 21 di Indonesia bersifat progresif. Artinya, semakin tinggi gaji, semakin tinggi persentase pajak. Tarif terbaru sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP) adalah:

  • 5% untuk penghasilan kena pajak sampai Rp 60 juta per tahun.
  • 15% untuk Rp 60–250 juta.
  • 25% untuk Rp 250–500 juta.
  • 30% untuk Rp 500 juta–5 miliar.
  • 35% untuk lebih dari Rp 5 miliar.

Jadi, pajak 5% berlaku untuk gaji tahunan sampai Rp 60 juta (atau sekitar Rp 5 juta per bulan, setelah dikurangi PTKP).

 

Contoh Hitungan PPh 21

Supaya lebih mudah dipahami, yuk lihat beberapa contoh sederhana.

1. Karyawan Lajang, Gaji Rp 4 Juta per Bulan

  • Total setahun = Rp 48 juta
  • PTKP = Rp 54 juta
  • Karena penghasilan lebih kecil dari PTKP, tidak kena pajak.

2. Karyawan Lajang, Gaji Rp 5 Juta per Bulan

  • Total setahun = Rp 60 juta
  • PTKP = Rp 54 juta
  • PKP = Rp 6 juta
  • Pajak = 5% × Rp 6 juta = Rp 300 ribu per tahun (sekitar Rp 25 ribu per bulan).

3. Karyawan Lajang, Gaji Rp 10 Juta per Bulan

  • Total setahun = Rp 120 juta
  • PTKP = Rp 54 juta
  • PKP = Rp 66 juta
  • Pajak:
    • Rp 60 juta pertama × 5% = Rp 3 juta
    • Rp 6 juta sisanya × 15% = Rp 900 ribu
  • Total pajak = Rp 3,9 juta per tahun (sekitar Rp 325 ribu per bulan).

Adanya ilustrasi ini menjelaskan bahwa semakin besar gaji yang diperoleh, semakin tinggi juga potongan pajak yang diperoleh, tapi sifatnya proporsional dan bertahap.

 

PPh 21 Dibayar Siapa?

Pada dasarnya, PPH sendiri ditanggung oleh karyawan, namun pajak tersebut dibayarkan ke negara oleh perusahaan.

Skemanya ada tiga, yaitu:

  1. Gross – pajak dipotong dari gaji karyawan (paling umum).
  2. Gross-up – perusahaan menambah gaji karyawan sebesar pajak, lalu memotongnya kembali. Efeknya karyawan tidak terasa menanggung.
  3. Nett – perusahaan menanggung penuh pajak karyawan.

Kalau kamu lihat slip gaji, biasanya potongan PPh 21 sudah dicantumkan. Itu artinya perusahaan sudah setor pajak kamu ke negara.

 

PPh 21 untuk Pekerja Kontrak dan Freelance

Tidak semua pekerja langsung berstatus karyawan tetap. Banyak yang masih kontrak (PKWT) atau freelance. Bagaimana PPh 21-nya?

  • Karyawan kontrak jangka panjang (misalnya 1 tahun): perhitungan sama dengan karyawan tetap.
  • Kontrak jangka pendek (misalnya 3 bulan): tetap kena PPh 21, tapi PTKP dihitung proporsional sesuai lama kerja.
  • Freelance atau tenaga lepas: dasar pengenaan pajaknya 50% dari penghasilan bruto, langsung kena tarif 5% tanpa perhitungan PTKP.

 

Tips Praktis untuk Pekerja Muda

Supaya potongan pajak lebih ringan dan tidak bikin kaget, ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan:

  1. Update status PTKP ke HRD.
    Apabila sudah menikah atau punya anak, laporkan hal tersebut agar PTKP lebih tinggi dan potongan pajak lebih kecil.
  2. Manfaatkan iuran pensiun/BPJS.
    Beberapa iuran bisa jadi pengurang penghasilan kena pajak.
  3. Cek skema pajak perusahaanmu.
    Apabila perusahaannya pakai sistem nett, berarti kamu lebih untung karena pajak ditanggung perusahaan.
  4. Lapor SPT tahunan.
    Walaupun sudah dipotong perusahaan, tetap wajib lapor. Hal ini karena terkadang terdapat kelebihan bayar yang bisa dikembalikan.

 

Kesimpulan

  • Minimal gaji kena pajak PPh 21 untuk karyawan lajang adalah sekitar Rp 4,5 juta per bulan.
  • Pajak 5% berlaku untuk PKP sampai Rp 60 juta per tahun.
  • PPh 21 adalah bagian dari Pajak Penghasilan, khusus untuk pekerja.
  • Perusahaan yang menyetorkan pajak, tapi sumbernya bisa dari potongan gaji atau ditanggung perusahaan.
  • Hitungan pajak tidak serumit kelihatannya, dan potongan untuk gaji awal biasanya relatif kecil.

Untuk para pekerja muda, memahami PPh 21 penting agar kamu tidak kaget saat melihat slip gaji. Dengan tahu aturannya, kamu bisa lebih pintar mengatur keuangan, dan nggak lagi bingung kalau dengar istilah “minimal gaji kena pajak”.

Konsultasikan mengenai pajak dengan Master Legal Solution, Click Disini.

Add your Comment

Seraphinite AcceleratorOptimized by Seraphinite Accelerator
Turns on site high speed to be attractive for people and search engines.